- Ohm (simbol: Ω) adalah satuan SI untuk resistansi listrik, diambil dari nama Georg Ohm.
- Satuan yang digunakan prefix :
Nilai resistor dapat diketahui dengan membaca kode yang terdapat pada resistor tersebut. Kode yang digunakan yaitu:
Kode Gelang Warna
Kode warna pada resistor tetap dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu 4 gelang warna, 5 gelang warna, dan 6 gelang warna. Hal pertama dalam membaca kode warna resistor adah menentukan gelang pertama dan gelang terakhir. Gelang tarkhir merupakan gelang yang memiliki jarak yang lebih lebar terhadap gelang lain. Pembacaan kode gelang warna perhatikan tabel gelang warna pada gambar dibawah
Cara mengukur resistor dengan menggunakan AVO MeterCara mengukur nilai hambatan sebuah resistor menggunakan avometer dimulai dengan menyiapkan avometer tentunya dan resistor yang akan di ukur.1. Kemudian :
- putar switch avometer pada pengukuran hambatan X1 (atau yang palin kecil)
- kemudian kalibrasi avometer (Kalibrasi ini harus dilakukan setiap melakukan perubahan switch avometer dalam mengukur hambatan).
2. cara mengkalibrasi avometer adalah dengan menyatukan atau menyambung probe merah pada probe hitam, kemudian atur dengan cara memutar-mutar tombol kalibrasi hingga jarum avometer menunjukan angka nol pada nilai pengukuran hambatan pada layar avometer. kalibrasi selesai.
- kemudian Letakan probe merah pada salah satu kaki resistor yang akan diukur dan probe hitam pada kaki resistor yang satunya (resistor merupakan komponen yang tidak memiliki polaritas sehingga posisi kakinya boleh terbalik)
- lihat nilai yang terbaca pada layar avometer. Jika dapat terbaca maka itulah nilai resistornya.
- Jika belum bisa terbaca karena nilai resistornya terlalu besar sehingga sulit membaca nilainya secara tepat, maka anda harus melakukan langkah berikutnya dibawah iNi.
- Lepaskan semua probe pada kaki resistor.
- Putar switch avometer pada nilai X10.
- Kalibrasi lagi avOmeter (lihat cara kalibrasi diatas ya gaan.. )
- kemudian Letakan lagi probe merah pada salah satu kaki resistor yang akan diukur dan probe hitam pada kaki resistor yang satunya.
- Lihat nilai yang terbaca, jika sudah dapat terbaca maka nilai yang terbaca harus dikalikan dengan nilai switchnya tadi yaitu X10. Misalnya terbaca 33 pada layar, maka nilai resistornya adalah 33 X 10 = 330 ohm.
- Namun jika masih belum bisa terbaca maka anda bisa menaikan lagi switch nilai pengalinya dengan cara diatas dan jangan lupa di kalibrasi setiap perpindahan switchnya, lakukan terus hingga nilai resistornya terbaca Dan kalikan nilai yang terbaca pada nilai pengalinya pada switch yang dipilih.
Minggu, 07 September 2014
Resistor
Resistor adalah komponen elektronik dua kutub yang didesain untuk mengatur tegangan listrik dan arus listrik, dengan resistansi tertentu (tahanan) dapat memproduksi tegangan listrik di antara kedua kutubnya, nilai tegangan terhadap resistansi berbanding dengan arus yang mengalir, berdasarkan hukum Ohm:
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar